Penerapan SAP Akrual Mulai Tahun 2015

 Akuntansi

Penerapan SAP Akrual Mulai Tahun 2015 - Pemerintah pusat berencana mulai tahun anggaran 2015 menggunakan standar akuntansi pemerintah (SAP) berbasis akuntansi akrual dalam menyusun laporan keuangan. Selain sesuai dengan PP No. 71 tahun 2010 tentang SAP (standar akuntansi pemerintah) juga perlu langkah-langkah yang matang.

“Pertama dengan mengembangkan sistem yang terintegrasi dengan anggaran dan perbendaharan dengan berbasis IT (information technology) melalui sistem perbendaharaan dan anggaran negara“ kata Menteri Keuangan Agus DW Martowardoyo Agus dalam konferensi pers Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan, Selasa ini (11/9/12).

Langkah kedua, melaksanakan akrual secara bertahap melalui piloting dan pararel run systemyang lama atau kas menuju akrual dengan sistem yang baru atau akrual. Langkah ketiga dengan mempersiapkan SDM (sumber daya manusia ) dengan melakukan sosialisasi dan pelatihan, misalnya melalui sosialisasi SAP berbasis akrual dan program percepatan akuntabilitas keuangan pemerintah. Agus menilai, persiapan yang cukup baik dalam implementasi akuntansi akrual sangat diperlukan agar transisi berjalan dengan baik, sehingga kualitas laporan keuangan yang telah dicapai selama ini tidak menurun dan juga menurunkan kepercayaan masyarakat, termasuk dunia internasional kepada Pemerintah Indonesia.

Akuntansi akrual adalam sistem pengakuan atau pencatatan pendapatan dan belanja pemerintah berdasarkan hak dan kewajiban yang timbul bukan berdasarkan kas yang diterima atau kas yang dikeluarkan dari kas negera. Sampai dengan tahun anggaran 2015, sistem akuntansi yang diterapkan adalah akuntansi kas menuju akrual atau cash toward accrual dimana pendapatan dan belanja dicatat berdasarkan kas yang di terima atau kas yang dikeluarkan dari kas negera, sedangkan pencatatan aset, utang dan ekuitas menggunakan basis akrual atau berdasarkan hak kewajiban yang timbul.

Laporan keuangan saat ini dalam sistem basis kas menuju akrual terdiri dari empat laporan yakni laporan realisasi anggaran, neraca , laporan arus kas dan catatan atas laporan keuangan. Nanti setelah mengunakan basis akrual, laporan keuangan terdiri 7 laporan yakni laporan realisasi anggaran, neraca, laporan arus kas, laporan operasional , laporan perubahan saldo anggaran lebih, laporan perubahan ekuitas dan catatan atas laporan keuangan.

Itulah berita tentang Penerapan SAP Akrual Mulai Tahun 2015 semoga bermanfaat.

Author: 

Anhar Wahyu is The Founder of  Lintas Berita He is also Founder of Pusat Materi and WikiCaraPedia He started blogging in 2009 at Blog UMY. He stay at Yogyakarta, You can connect him via His Google+ account or Facebook.

No Responses

Leave a Reply