Siapa yang Masih Percaya Partai Demokrat ?

Semua tentu sudah pada tahu bahwa Partai Demokrat adalah partai pemenang pemilu pada tahun 2009 yang lalu. Awal sejarah berdirinya Partai Demokrat adalah atas inisiatif saudara Susilo Bambang Yudhoyono yang terilhami oleh kekalahan terhormat saudara Susilo Bambang Yudhoyono pada pemilihan Calon wakil Presiden dalam Sidang MPR tahun 2001.

Pada tanggal 12 Agustus 2001 pukul 17.00 diadakan rapat yang dipimpin langsung oleh SBY di apartemen Hilton. Rapat tersebut membentuk tim pelaksana yang mengadakan pertemuan secara marathon setiap hari. Tim itu terdiri dari : (1). Vence Rumangkang, (2). Drs. A. Yani Wahid (Alm), (3). Achmad Kurnia, (4). Adhiyaksa Dault, SH, (5).Baharuddin Tonti, (6). Shirato Syafei. Tujuan pertemuan itu adalah untuk membentuk sebuah kendaraan politik yang nantinya akan dijadikan SBY untuk maju mencalonkan diri sebagai Presiden dalam pemilu 2004.

Seiring dengan berjalannya waktu hingga saat ini Partai Demokrat yang dahulu menjadi harapan banyak masyarakat Indonesia dapat memberikan perubahan terutama dalam hal ekonomi ternyata hanya tinggal menjadi harapan kosong. Bahkan bukannya memikirkan rakyat yang mendukungnya tetapi para elite Demokrat justru memikirkan kepentingannya masing – masing sehingga ujung – ujungnya banyak kader nya tingkat atas yang terjerat kasus korupsi. Itu yang ketahuan yang belum ketahuan mungkin lebih banyak lagi.

Memang partai Demokrat pintar sekali membuat pencitraan seolah – olah partai mereka sangat mementingkan rakyat. Sebagai contoh SBY selalu berkata dia akan memberantas Korupsi dan mempersilahkan KPK untuk mengusut seluruh kadernya yang terlibat korupsi tanpa takut adanya intervensi dari SBY, tetapi nyatanya mana ? sampai saat ini kader mereka yang terjerat kasus dugaan korupsi semakin lama semakin tidak jelas hingga nanti pada akhirnya kasus tersebut akan hilang sendiri.

Apalagi jika kita melihat sikap kader mereka di DPR, seperti pada sidang Paripurna semalam yang membahas tentang kenaikan harga BBM, betapa ricuhnya kader mereka yang menurut saya seolah – olah memprovokasi pimpinan sidang, apalagi pada saat ada aksi walk out partai PDI-P terlihat jelas ucapan yang terdengar seperti nada mengejek, sangat tidak pantas.

Mereka dengan begitu yakinnya menyetujui kenaikan harga BBM padahal keadaan diluar bisa saja terjadi chaos yang besar – besaran jika BBM benar – benar dinaikkan. Saya yakin para anggota DPR itu orang kaya semua karena sudah menjadi rahasia umum bagaimana proses dari mereka mencalonkan diri hingga pada saat proses Pemilu mereka mengeluarkan uang yang tidak sedikit. Tapi ya seharusnya mereka cobalah ikut merasakan sedikit saja bahwa diluar sini banyak rakyatnya yang hidup jauh dibawah garis kemiskinan. Setelah kenaikan BBM ini pemerintah berencana mengucurkan BLSM tetapi apakah bisa dijamin bantuan tersebut tidak bocor ditengah jalan sebelum sampai ke tangan rakyat, apakah bantuan itu benar – benar tepat sasaran dan apakah semua rakyat miskin akan mendapatkannya, lagi – lagi ini hanyalah sebuah hadiah kecil kepada rakyat miskin Indonesia sebelum mereka diberi minum racun bunuh diri, betapa tidak walaupun kenaikannya hanya Rp. 1.500,- tetapi dampak yang ditimbulkannya sangatlah luas sekali.

Saya rasa jika pada Pemilu tahun 2014 masih ada yang memilih Partai Demokrat, itu adalah suatu kebodohan dan kemunduran yang luar biasa.

Facebook Comments

Artikel Lainnya

Akun Facebookmu Setelah Kita Meninggal Coba Kita fikirkan bersama Fikirkan dalam hati jika suatu hari nanti kita meninggal akun Facebook ini hanya kita yang mengetahui Passwordnya hanya...
Surat Terbuka untuk Ibu Menteri Linda Gumelar SURAT TERBUKA untuk IBU MENTERI LINDA GUMELAR ini saya dapatkan dari seorang facebooker yang dishare secara terbuka. Oleh karena itu, saya merasa perl...
Batik Murah Batik Murah - Batik adalah sangat identik dengan pulau jawa khususnya Jawa Tengah dan Yogyakarta. Berbagai sentra penjualan batik tersebar di daerah i...
Profile Hamzah Izzulhaq Siapa Hamzah Izzulhaq ?? Itulah mungkin pertanyaan yang muncul di benak kita semua saat mendengar nama Hamzah Izzulhaq. Dalam artikel ini saya akan se...
Akhirnya Masuk Head Line Kompasiana Akhirnya Masuk Head Line Kompasiana, ya itulah ada perasaan sedikit senang, bangga dan macam - macam setelah tulisan yang saya buat sekitar jam 10.00 ...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*