Kumpulan Foto Royal Wedding Kraton Yogyakarta

Kumpulan Foto Royal Wedding Kraton Yogyakarta – Kraton Yogyakarta saat ini sedang sibuk dengan sebuah perhelatan akbar yaitu pernikahan GKR Hayu dengan KPH Notonegoro. Pada artikel ini Lintas Berita akan sedikit mengupas tentang prosesi dengan beberapa foto yang dikumpulkan dari berbagai sumber.

BIODATA

GKR Hayu

GKR Hayu

Nama Asli : Gusti Raden Ajeng Nurabra Juwita

Tempat Tanggal Lahir : Yogyakarta 24 Desember 1983

Sekolah Dasar : SD Marsudirini Yogyakarta

Sekolah Menengah Pertama :

  • SMP Stella Duce 1 Yogyakarta
  • Brisbane Adventist College, Australia

Sekolah Menengah Atas :

  • SMA Negeri 3 Padmanaba Yogyakarta
  • International School of Singapore

Perguruan Tinggi :

  • Steven Institute Of Technology, AS (Computer Science Department), Bournemouth University
  • Inggris, (Information System Management Department)

Pekerjaan :

  • 2007-2008: Microsoft Indonesia – Internship Programme
  • 2009-2012: Aprisma Indonesia – Project Manager
  • 2012-2013: Gameloft Indonesia – HD Game Producer
  • 2012-present: Tepas Tandhayekti – Penghageng (Leader)

KPH Notonegoro

KPH Notonegoro

Nama Asli : Angger Pribadi Wibowo

Tempat Tanggal Lahir : Jakarta, 27 Desember 1973

Sekolah Dasar :

  • SDN Kalisari III Cijantung
  • SD Yayasan Pendidikan Umum Bandung
  • SDN Pondok Jagung II Serpong Tangerang
  • SDN WR Supratman, Cimahi

Sekolah Menengah Pertama :

  • SMP Negeri 1 Cimahi
  • SMP Negeri 2 Ambarawa

Sekolah Menengah Atas :

  • SMA Negeri 1 Salatiga
  • SMA Negeri 3 Padmanaba Yogyakarta

Perguruan Tinggi :

  • Jurusan Hubungan Internasional – FISIPOL – UGM Spesialisasi: Negosiasi dan Resolusi Konflik
  • School of Economic Sciences – Washington State University – Jurusan International Development

Pekerjaan :

  • 1999-2003: PURA group Kudus, Project Manager – International Marketing
  • 2003-2004: School of Economics – Washington State University, Pullman, Washington USA – Teaching/Research Assistant
  • 2006-2010: UNDP Indonesia – Jakarta Disaster Risk Reduction – Programme Manager
  • 2010–2012: UNDP Indonesia Jakarta – Assistant Country Director – Head of Planning, Monitoring and Evaluation Unit
  • 2012–present: Bureau of Management, UNDP, New York – Management Specialist – Business Continuity and Enterprise Risk Management

Bermula dari Dunia Maya

Hayu dan Noto berpacaran selama kurang lebih 10 tahun, dimana sebagian besar mereka jalani dengan kondisi pacaran jarak jauh. Komunikasi dan diskusi yang terbuka menjadi kunci langgengnya hubungan mereka.

Bertemu Lewat Grup MIRC

Kisah pertemuan Hayu dan Noto bisa dibilang cukup unik. Mereka dipertemukan lewat sebuah group chat SMA mereka sekitar tahun 2000. Saat itu, Hayu baru saja pindah sekolah ke Singapura setelah sebelumnya sempat mengenyam pendidikan selama setahun di SMA 3 Yogyakarta (Padmanaba).

Pada awal kepindahannya di Singapura, Hayu berkomunikasi dengan teman-temannya di SMA 3 melalui channel grup chatting MIRC. Disinilah awal perkenalan Hayu dengan Noto yang juga sama-sama alumni SMA 3 Padmanaba.

“Waktu itu Padmanaba punya semacam grup chatting di MIRC. Nah, mas Noto itu salah satu moderatornya. Dari situ kenal, terus berlanjut jadi sering ngobrol.” kenang Hayu. Dari situlah, chatting yang awalnya hanya di grup, kemudian berlanjut menjadi chat pribadi.

Hubungan Hayu dan Noto semakin dekat hingga mereka mengetahui bahwa GKR Hemas (ibunda Hayu) dan ibunda Noto adalah teman dekat sejak SD sampai dengan SMA. Hal ini yang semakin mendekatkan mereka. Apalagi, ketika Hayu berangkat ke Amerika untuk melanjutkan kuliahnya, GKR Hemas menitipkan putrinya untuk dibantu oleh Noto, yang waktu itu juga sedang melanjutkan sekolah S2 di sana.

“Iya, waktu itu, Jeng Ratu sudah dilepas ke New York sendirian buat kuliah. Saya kagum dengan keberanian dan kemandirian dia. Saya juga nggak pernah mendengar Jeng Ratu berkeluh kesah selama kuliah sendiri di luar negeri.” Noto menambahkan. “Sejak itulah saya kagum dengan Jeng Ratu Hayu. Menurut saya dia perempuan yang strong, independent, intelligent, dan passionate.” lanjut Noto lagi.

Musim panas tahun 2003 di US adalah awal dimulainya kisah cinta mereka. Noto mengungkapkan perasaannya kepada Hayu. “Mas Noto ini bisa memenuhi kriteria laki-laki idamanku. Orangnya pintar, ramah, pinter nyanyi dan memainkan instrumen alat musik.” cerita Hayu ketika ditanya tentang apa yang disukanya dari Noto. “Mas Noto juga orang yang ceria dan gampang dekat sama orang, jadi tidak begitu susah untuk dekat sama keluarga.” lanjutnya.

Bagi Noto sendiri, Hayu merupakan sosok yang unik. “Saya selalu terkesan dengan kecerdasan Jeng Ratu Hayu dalam bertukar pikiran dan memberikan saran serta masukan yang nggak pernah terpikir oleh saya. Hal ini yang membuat saya semakin mantap untuk memilihnya sebagai pendamping hidup saya.”

LDR Selama 10 Tahun

Berbeda dengan pasangan pada umumnya, Hayu dan Noto selama 10 tahun pacaran sering menjalani hubungan jarak jauh. Beruntungnya, ada teknologi yang dapat mendekatkan mereka. Chatting dan telepon adalah cara mereka untuk memadu kasih ketika jarak memisahkan. Biasanya dalam seminggu ada satu waktu yang diluangkan untuk saling bercerita.

“Kami berdua bukan tipe orang yang romantis. Tetapi aku paling suka ketika mas Noto mengirimiku voice note saat dia bernyanyi menggunakan gitar, menurutku itu romantis banget.” kata Hayu. “Kebetulan selera musik kami berdua juga sama. Kami sama-sama menyukai orkestra klasik dan jazz.”

“Jeng Ratu juga bisa romantis. Dulu pernah, dia tiba-tiba ngasih surprise dengan ngirimin bunga ke kantor. Lumayan bikin kantor saya geger tuh waktu itu.” Noto menambahkan seraya terkekeh.
Perjalanan percintaan selama 10 tahun ini diakui Noto tidak mudah untuk dilalui. Selain jarak, kesibukan masing-masing terkadang juga menimbulkan masalah. Hayu mengaku sempat putus-nyambung dengan Noto. “Namun yang namanya cinta tidak kemana. Akhirnya toh kami juga kembali lagi.” tutur Hayu disusul dengan tawa.

Ada kesamaan sifat yang dimiliki keduanya, yaitu sama-sama “ngeyel” dan sering bertolak belakang sudut pandang dalam melihat sebuah permasalahan. Di satu sisi itu kendala, tapi di sisi lain, hal itulah yang membuat mereka berdua jadi sering berdiskusi ketika menghadapi masalah. “Mas Noto orangnya sangat terbuka untuk diskusi. Dia selalu mengajak aku untuk duduk lalu membicarakan masalah biar clear dan bisa ditemukan titik temu solusinya.” tutur Hayu.

“Kuncinya ada di komunikasi. Walaupun long distance, komunikasi harus tetap terjaga terus.” Noto menambahkan. “Kalau berantem nggak pernah lama. Biasanya cuma butuh waktu untuk menenangkan pikiran supaya bisa berpikir dengan jernih. Abis itu masing-masing biasanya menyadari kesalahannya di mana.” lanjut Noto lagi.

Perjuangan Noto untuk tetap bersama Hayu, yang notabene seseorang yang terlahir terpandang di Yogyakarta, membuat Hayu semakin yakin untuk menambatkan hatinya kepada Noto. “Aku ini orangnya tidak gampang untuk dijadikan pasangan. Baik dari sisi personality-ku, maupun dari sisi keluarga. Mas Noto ini 10 tahun tidak menyerah. Hal itu yang bikin aku mantep sama dia.” Tukas Hayu. Sifat Noto yang sabar ketika menghadapi Hayu yang terpaut usia 10 tahun pun menjadi nilai tambah buat Hayu.

“Saya dan Jeng Ratu kenalnya sudah lama. Selain itu, keluarga Keraton juga sangat terbuka, jadi sejauh ini sih saya nggak pernah mengalami kesulitan saat mendekati keluarga Keraton.” tambah Noto seraya tersenyum.

Koleksi Foto

Bagi anda yang ingin mengetahui info lebih lanjut tentang Royal Wedding Kraton Yogyakarta bisa membuka website resmi yang dibuat oleh GKR Hayu di www.kratonwedding.com. Itulah sedikit info tentang hajatan terakhir Kraton Yogyakarta karena seperti yang kita ketahui GKR Hayu adalah putri terakhir Kraton Yogyakarta yang belum menikah.

[accordions][accordion title=”Sumber”]www.kratonwedding.com[/accordion][/accordions]

Facebook Comments

Artikel Lainnya

25 SMS Ucapan Valentine Untuk Pacar Valentine atau hari kasih sayang dirayakan setiap tanggal 14 februari. Berikut ini adalah kumpulan kata-kata sms ucapan ungkapan hari kasih sayang val...
Cerita Seorang Mualaf Jauh sebelum memeluk Islam, Cecilia Mahmuda Cannolly sebenarnya telah menjadi Muslim tanpa menyadarinya. Sudah sejak lama ia kehilangan kepercayaan te...
Tania Head Menipu Korban WTC 9/11 Amerika Selama 4... Tania Head alias Alicia Esteve Head Tania Head Perempuan kelahiran 1973 asal Spanyol ini bikin heboh New York selama 2003 - 2007. Tania Head jago bet...
Ada Pornografi di Website UII Yogyakarta Ada Pornografi di Website UII Yogyakarta - Tidak diragukan lagi website bagi sebuah lembaga pendidikan adalah salah satu media utama dalam menginforma...
Inilah Isi Surat Pemecatan Prabowo dari ABRI Inilah Isi Surat Pemecatan Prabowo dari TNI - Beberapa hari terakhir ini beredar Surat Pemecatan Prabowo dari TNI (ABRI pada saat itu) pada tanggal 24...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*