Kronologi Penipuan di Kaskus Oleh Remaja Asal Solo

Kronologi Penipuan di Kaskus Oleh Remaja Asal Solo – Beberapa hari yang lalu terjadi kehebohan di Kaskus setelah terjadinya aksi penipuan dalam forum jual beli. Aksi penipuan tersebut ternyata dilakukan oleh remaja berusia 15 tahun asal kota Solo Jawa Tengah.

Berikut ini Lintas Berita mencoba merangkum Kronologi Penipuan yang dilakukan oleh Hafid Hasan remaja asal Solo yang berhasil menipu tidak kurang Rp 12.000.000

  • Nama Asli Pelaku : Hafid Hasan
  • Nama Id di Kaskuser : HafidHassan ( diduga juga memiliki ID dengan nama berbeda di Kaskus )
  • Barang yang dijual : Logam Mulia dengan harga murah

Berikut ini beberapa gambar yang saya kumpulkan dari beberapa thread di Kaskus :

  • Foto Pelaku

kaskuser penipu

foto kaskuser penipu

  • Barang yang dijual

barang dijual oleh penipu di kaskus

Kasus ini mencuat setelah muncul kepedulian dari warga kaskuser karena ada seseorang yang menjadi korban penipuan oleh bocah ini di kaskus. Thread lengkapnya dapat anda lihat pada link berikut ini http://www.kaskus.co.id/thread/516c13d58227cf830800000b/kasian-banget-newbie-ini-ketipu-12juta-di-fjb—-part-2/

Penipu ini Hafid Hasan menjual logam mulia kepada salah satu user kaskus dengan nama id amq09. Singkat kata karena mungkin kurang berpengalaman dalam transaksi jual beli online akhirnya si korban mentransfer uang sejumlah Rp. 12.050.000,-  Selain amq09 sebenarnya korban dari  Hafid Hasan juga mulai terkuak. Ada juga yang berhasil ditipu bocah ini dengan nilai sebesar Rp. 1.050.000,- dalam transaksi jual beli HP.

Saat ini Hafid Hasan telah berhasi ditangkap oleh pihak kepolisian solo dengan dibantu informasi yang dikumpulkan oleh kaskuser.

Berikut ini beberapa link thread yang bisa anda buka di kaskus yang terkait dengan penipuan yang dilakukan remaja asal solo ini :

http://www.kaskus.co.id/thread/514fb9dd7d1243bb69000008/jual-logam-mulia-25-gram-emas-batangan/2

http://www.kaskus.co.id/post/5167a0d50b75b4813c000003#post5167a0d50b75b4813c000003

Sebenarnya Kaskus sendiri sudah membuat peraturan untuk menekan tindak penipuan dalam transaksi jual beli online dengan menyediakan Rekening Bersama. Rekening ini bisa digunakan jika si penjual dan pembeli tidak bisa bertemu langsung / berada di kota yang berbeda. Fungsi dari rekening bersama ini adalah jika telah terjadi kesepakatan harga antara pembeli dan penjual maka pembeli bisa transfer uang ke rekening bersama yang dikelola oleh Kaskus, sedangkan si penjual bisa langsung mengirim ke alamat si pembeli. Setelah barang sampai maka uang yang di rekening bersama tersebut bisa dicairkan oleh si Penjual.

Dari sekian banyak kasus penipuan jual beli secara online biasanya terjadi karena kurang pahamnya para korban tentang seluk beluk transaksi online. Silahkan baca Tips Aman Bertransaksi Online agar anda terhindar dari tindakan penipuan transaksi online.

Itulah sedikit tulisan Kronologi Penipuan di Kaskus Oleh Remaja Asal Solo untuk lebih lengkapnya anda bisa langsung mengakses beritanya di Kaskus.

Facebook Comments

Artikel Lainnya

Surat dari Nabi Muhammad SAW kepada Biarawan St. C... Pada tahun 628 Nabi Muhammad SAW mengeluarkan Piagam Anugerah kepada biarawan St. Catherine Monastery di Mt. Sinai. Berisi beberapa klausul yang melin...
Profile Hamzah Izzulhaq Siapa Hamzah Izzulhaq ?? Itulah mungkin pertanyaan yang muncul di benak kita semua saat mendengar nama Hamzah Izzulhaq. Dalam artikel ini saya akan se...
Video Meteor Meledak di Rusia Video Meteor Meledak di Rusia - Sebuah Fenomena Alam terjadi lagi di bumi kita ini yaitu Meteor Meledak dan kejadian yang terjadi di Rusia ini sangat ...
Penemuan Sepatu Emas Di Dusun Rumpin Bogor Penemuan Sepatu Emas Di Dusun Rumpin Bogor - Penemuan benda misterius berbentuk sepatu emas di dusun rumpin Bogor menghebohkan masyarakat. Pemuda bern...
Ritual Seks di Gunung Kemukus Ritual Seks di Gunung Kemukus - Gunung ini bisa dibilang sangat keramat bagi orang yang mempercayainya. Sudah bukan rahasia lagi kalau di Gunung Kemuk...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*